Monday, 18 March 2019

Guruku sayang guruku berjuang

Guruku sayang guruku berjuang adalah begitu kerasnya perjuangan guru untuk mempertahankan harga diri,mempertahankan ekonomi serta mempertahankan harkar dan martabat 

Hallo teman guru  diseluruh nusantara bahkan diseluruh dunia.dunia kita dunia mulia,dunia kita dunia perjuangan,dunia kita dunia pengabdian,dunia kita penuh tantangan. ini hidup kita sebagai guru,yaitu orang yang tak akan pernah surut dan mundur bakarena didalam setiap langkah kita ada doa suci orang lain .

Teman guru yang setia dalam perjuangan,saya juga seorang guru,saya pernah mengajar dibeberapa sekolah swasta dalam aturan sebuah yayasan pendidikan yang berkomitmen  menjalankan sekolah yang saya kadang  bingung apa yang menjadi motivasi yayasan membangun sekolah tersebut.apakah motivasi demi mencari keuntungan alias tempat mencari uang.atau memang yayasan yang berorientasi pada kemajuan masyarakat maksud  saya anak didik yang berilmu dan siap menghadapi masa depan mereka pada masa datang.


Mengapa saya bertanya seperti itu  ? sebab pada kenyyataannnya banyak sekali hal yang terasa ganjil dalam pengelolaan sekolah umpamanya pengelolaan keuangan diantaranya
1. Gaji guru terutama guru honor hanya dibayar sekitar 20 .000 perjam pelajaran,ingat satu jam pelajaran yang dimaksud adalah jam pelajaran perbulan,ini berarti satu bulan yang terdiri dari empat minggu. atau empat  kali pertemuan, ini berarti 20.000  dibagi empat minggu sehingga berarti 5 ribu rupiah perjam pelajaran, jadi apabila guru itu memegang 30 jam pelajaran perbulan,berarti gaji guru hanya 30 jam  kali 20.000 berarti 600.000 rupiah  ditambah uang tranport 100000 ,maka seorang guru yang bersangkutan menerima gaji Rp 700.000 / bulan.

Padahal untuk 30 jam pelajaran tersebut guru harus mengajar minimal 5 hari dalam seminggu. ini kenyataan bukan cerita bohong ,karena penulis sendiri dulunya adalah sebagai pelaku.
Hidup dengan uang tujuh ratus ribu rupiah perbulan sungguh sangat sulit apalagi dengan harga barang yang terus naik ditambah dengan biaya anak sekolah,sewa rumah dan lainnya.

2.Pertentangan antara kebijakan antara kepala sekolah dan guru dengan komponen yayasan.ambil satu contoh,umpamanya ada anak yang sangat nakal serta malas,sekolah ( guru dan kepala sekolah ) sidang dan memutuskan untuk mengembalikan anak tersebut ke orang tua. karena tidak sanggup lagi medidik dan membina anak yang bersangkutan.namun dipihak lain karena orang tua si anak orang kaya,dia telah melunasi keuangan sekolah umpamanya iuran sekolah satu tahun dan keuangan lainnya.akhirnya oleh yayasan anak tersebut tidak bisa dikeluarkan ,  yang terjadi ada pertentangan sikap antara guru dan yayasan.akibat menurunkan semangat kerja guru dan disiplin sekolah.

3.Nasib guru tidak diperhatikan oleh yayasan seperti dalam jenjang pimpinan.karena sebaik apapun kinerja guru tetap tidak bisa jadi kepala sekolah atau kedudukan lainnya ,disebabkan oleh yayasan tersebut  adalah milik yayasan /keluarga. ini berarti hanya orang yayasan dan atau keturunannya bisa berpotensi jadi pimpinan.

Inilah salah satu diantara kondisi beberapa sekolah di Indonesia ini.terutama sekolah swasta 
untuk ini kepada teman guruku tersayang ,berjuanglah terus dengan niat yang ikhlas kepada Allah,karena Tidak tidur dan maha Tahu segalanya.adukan nasib pada Allah SWT.

Disamping itu guru harus tanpa henti menanmbah ilmupengetahuan dengan berbagai macam cara,kuliah,bimbingan ,tanya teman,baca buku dan berpikir optimis ke depan.suatu saat nasib kita akan berubah.ingan pepatah dan pegang teguh  DIDUNIA INI TIDAK ADA YANG MUDAH TETAPI TIDAK ADA PULA YANG TIDAK MUNGKIN.
<

No comments:

Post a Comment